News &
Updates

News Image

Share

Sinergi Nyata Melindungi Generasi Muda: SMP Santo Yusup Pacet Resmi Gandeng BNN Kota Mojokerto
26 Mei 2026

MOJOKERTO, Kampus Ursulin – Sebagai bentuk komitmen kuat dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan bersih dari narkoba, SMP Santo Yusup Pacet mengambil langkah strategis. Pada hari Senin, 25 Mei 2026, bertempat di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto, SMP Santo Yusup Pacet resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dengan BNN Kota Mojokerto.

Acara penandatanganan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme. Momen penting ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi BNN Kota Mojokerto, di antaranya Kepala BNN Kota Mojokerto, Damar Bastiar Amarapit, S.T., beserta jajaran Sekretaris Bidang, Bidang Pencegahan, dan Bidang Rehabilitasi. Turut hadir pula perwakilan dari SMP Santo Yusup Pacet dan perwakilan dari PKBM Mojopahit yang juga menjalin kerja sama serupa.

Ancaman Nyata, Pencegahan Sejak Dini Harus Diutamakan

Dalam sambutannya, Damar Bastiar Amarapit, S.T., memberikan arahan yang tegas dan menggugah kesadaran. Beliau menekankan betapa krusialnya upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) dilakukan sedini mungkin.

"Peredaran narkotika saat ini sudah tidak lagi memandang batas usia. Sasaran mereka kini cenderung menyasar kalangan pelajar. Oleh karena itu, membekali anak-anak kita dengan pemahaman sejak dini adalah tameng terbaik," tegas Damar.

Tantangan Kawasan Wisata dan Kepedulian Sekolah

Pernyataan dari Kepala BNN Kota Mojokerto tersebut selaras dengan keresahan dan visi Kepala SMP Santo Yusup Pacet, Yohanes Bayu Prasetyo. Beliau menyampaikan kekhawatiran yang mendalam terkait dinamika pergaulan anak muda di era modern.

Kondisi geografis Pacet sebagai destinasi wisata favorit memunculkan tantangan tersendiri. Tingginya mobilitas masyarakat dan banyaknya pendatang dari luar kota yang berkunjung ke Pacet secara tidak langsung berpotensi memengaruhi pola interaksi dan pergaulan siswa-siswi.

"Kita tidak bisa menutup mata terhadap perubahan lingkungan. Pacet adalah kawasan wisata yang terbuka, dan kita harus memastikan anak-anak kita memiliki fondasi moral dan benteng pertahanan diri yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif, khususnya narkoba," ungkap Yohanes Bayu Prasetyo.

Bukan Sekadar Dokumen, Melainkan Aksi Nyata

Satu hal yang paling istimewa dari pertemuan ini adalah kesepahaman bersama bahwa MoU ini tidak akan berhenti sebagai tumpukan dokumen belaka. Kedua belah pihak telah sepakat untuk segera mewujudnyatakan kerja sama ini ke dalam program-program edukasi dan pencegahan yang akan berdampak langsung kepada para siswa. Beberapa fokus utama ke depannya meliputi:

  • Sosialisasi Bahaya Narkoba yang Interaktif: Menggunakan pendekatan yang relevan dengan dunia remaja masa kini.
  • Pembentukan Satgas Anti-Narkoba Sekolah: Melibatkan siswa sebagai agen perubahan (Duta Anti-Narkoba) di lingkungan sekolah.
  • Pendampingan Psikologis dan Moral: Memperkuat karakter siswa agar berani berkata "TIDAK" pada narkoba.

Mari Bersama Lindungi Anak-Anak Kita!

Kerja sama antara SMP Santo Yusup Pacet dan BNN Kota Mojokerto adalah langkah awal dari sebuah perjalanan panjang. Namun, sekolah tidak bisa berjuang sendirian.

Kepada seluruh orang tua, wali murid, dan masyarakat luas, mari bergandengan tangan. Jadikan keluarga sebagai tempat yang paling nyaman bagi anak-anak untuk bercerita. Mari kita awasi pergaulan mereka dengan penuh kasih sayang, dan terus tanamkan nilai-nilai kebaikan di setiap langkah mereka.

Bersama SMP Santo Yusup Pacet dan BNN, mari kita ciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif. Karena menjaga satu generasi dari bahaya narkoba, sama dengan menyelamatkan masa depan bangsa kita!

#SMPSantoYusupPacet #BNNKotaMojokerto #SekolahBersinar #PelajarHebatTanpaNarkoba #TolakNarkoba

Penulis: Yohanes Bayu