Pacet, Kampus Ursulin – Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh rasa syukur dan pengharapan, keluarga besar SMP Santo Yusup Pacet menggelar ibadat bersama pada Senin (20/7) di Aula Bintang Kejora. Ibadat yang dipimpin langsung oleh Sr. Zita Erianti, OSU ini menjadi momen refleksi sekaligus penyerahan seluruh perjalanan pendidikan selama satu tahun ke depan ke dalam penyelenggaraan Tuhan.
Ibadat diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII, VIII, dan IX, kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh warga sekolah. Suasana khidmat begitu terasa sejak awal ibadat. Seluruh peserta larut dalam doa, pujian, dan permenungan yang mengajak setiap pribadi membuka lembaran baru tahun ajaran dengan hati yang siap belajar, bertumbuh, dan melayani.
Dalam renungannya, Sr. Zita Erianti, OSU mengajak seluruh warga sekolah menyadari bahwa setiap awal merupakan kesempatan baru untuk membangun harapan, memperbaiki diri, dan melangkah dengan iman. Tahun ajaran baru bukan sekadar pergantian kalender pendidikan, melainkan sebuah panggilan untuk terus mengembangkan talenta, membangun karakter, serta menjadikan Tuhan sebagai pusat dalam setiap proses belajar dan berkarya.
Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari bagaimana setiap peserta didik bertumbuh menjadi pribadi yang memiliki integritas, kepedulian, tanggung jawab, serta semangat melayani sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting yang perlu dihidupi oleh seluruh warga SMP Santo Yusup Pacet dalam kehidupan sehari-hari.
Selama ibadat berlangsung, doa-doa dipanjatkan bagi seluruh peserta didik agar diberi semangat belajar, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam menuntut ilmu. Doa juga dipersembahkan bagi para guru dan tenaga kependidikan agar senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta hikmat dalam mendampingi peserta didik. Selain itu, keluarga besar sekolah memohon penyertaan Tuhan agar seluruh program dan perjalanan pendidikan sepanjang tahun ajaran dapat berjalan dengan lancar serta membawa berkat bagi banyak orang.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah yang ditempuh di dunia pendidikan memerlukan kerja sama, komitmen, dan terutama penyertaan Tuhan. Dengan doa sebagai fondasi, seluruh warga sekolah diajak memulai tahun ajaran dengan optimisme, semangat baru, dan keyakinan bahwa setiap tantangan akan dapat dihadapi bersama.
Kepala SMP Santo Yusup Pacet menyampaikan bahwa ibadat pembukaan tahun ajaran merupakan tradisi yang memiliki makna mendalam bagi seluruh warga sekolah. Melalui ibadat ini, sekolah ingin mengajak setiap peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan untuk tidak hanya mempersiapkan diri secara akademik, tetapi juga memperkuat kehidupan rohani sebagai bekal dalam menjalani proses pendidikan.
"Kami percaya bahwa setiap perjalanan yang diawali dengan doa akan memberikan kekuatan dan arah yang lebih jelas. Semoga sepanjang tahun ajaran ini seluruh warga SMP Santo Yusup Pacet senantiasa diberi kesehatan, kebijaksanaan, semangat untuk belajar dan melayani, serta mampu menjadi pribadi yang membawa kasih, harapan, dan kebaikan bagi sesama," ungkap Kepala Sekolah.
Melalui ibadat pembukaan tahun ajaran ini, SMP Santo Yusup Pacet kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, memperdalam iman, serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan menyerahkan seluruh perjalanan kepada Tuhan, keluarga besar SMP Santo Yusup Pacet melangkah memasuki Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh keyakinan, semangat, dan harapan akan masa depan yang semakin baik. (aer)