Kampus Ursulin – Pacet, 19 Juni 2026. Pembagian rapor Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 di SMP Santo Yusup Pacet berlangsung meriah dan penuh makna pada Jumat (19/6). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh orang tua/wali murid kelas VII dan VIII. Tidak hanya menjadi momen penerimaan hasil belajar siswa selama satu semester, acara ini juga menjadi ajang apresiasi kreativitas dan bakat peserta didik melalui pentas seni yang digelar di lapangan sekolah.
Pagi yang cerah disambut dengan antusiasme para wali murid yang mulai berdatangan ke lingkungan sekolah. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sejak awal acara. Sebelum pembagian rapor dimulai, para tamu disuguhkan berbagai penampilan seni yang dipersiapkan oleh siswa-siswi SMP Santo Yusup Pacet. Tepuk tangan dan senyum para hadirin menjadi bukti bahwa setiap penampilan berhasil memberikan kesan tersendiri.
Acara dibuka dengan Tari Tapak Syukur, sebuah tarian yang sebelumnya pernah mewakili sekolah dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N). Dengan gerakan yang anggun dan penuh penghayatan, para penari berhasil menyampaikan pesan rasa syukur atas berbagai berkat dan kesempatan yang telah diterima. Penampilan ini menjadi pembuka yang istimewa sekaligus menunjukkan bahwa siswa SMP Santo Yusup Pacet mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga seni budaya.

Suasana kemudian berubah semakin semarak saat Band Kelas VII dan VIII tampil membawakan beberapa lagu dengan penuh semangat. Alunan musik yang harmonis dan kekompakan para pemain mampu menghidupkan suasana pagi itu. Para wali murid tampak menikmati setiap lagu yang dibawakan, sementara para siswa memberikan dukungan dengan sorakan dan tepuk tangan yang meriah.
Setelah itu, April dari kelas VII tampil membawakan lagu secara solo vokal. Dengan suara yang merdu dan penuh penghayatan, April berhasil memukau para penonton. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa keberanian untuk tampil di depan banyak orang merupakan langkah awal menuju pengembangan potensi diri yang lebih besar.
Pentas seni dilanjutkan dengan Wayang Kardus yang dibawakan oleh siswa kelas VII dan VIII. Berbekal kreativitas dan kerja sama tim, para siswa berhasil mengubah kardus sederhana menjadi media pertunjukan yang menarik. Penampilan ini menunjukkan bahwa karya yang luar biasa dapat lahir dari ide-ide sederhana yang dikembangkan dengan sungguh-sungguh.
Keindahan budaya Nusantara kembali ditampilkan melalui Tari Kluwung Emas yang dibawakan oleh Shinta dari kelas VIII. Dengan gerakan yang luwes, ekspresi yang kuat, dan penampilan yang memukau, Shinta berhasil menarik perhatian seluruh penonton. Tarian tersebut menjadi salah satu penampilan yang mendapat apresiasi tinggi dari para hadirin.
Acara semakin menarik dengan hadirnya penampilan kolaborasi antara kelas VIIA dan VIIB. Kekompakan yang ditunjukkan para siswa menjadi bukti bahwa kerja sama dan persahabatan dapat menghasilkan sebuah penampilan yang menghibur sekaligus berkesan. Semangat kebersamaan yang mereka tampilkan mendapat sambutan hangat dari para penonton.

Sorak sorai penonton kembali terdengar saat Javanna, Kasih, Arum, Abel, Lia, dan Bayu dari kelas VIII menampilkan Dance K-Pop. Gerakan yang energik, kompak, dan penuh percaya diri berhasil membakar semangat suasana. Penampilan modern tersebut menunjukkan bahwa siswa mampu menyalurkan minat dan bakat mereka secara positif melalui seni pertunjukan.
Tidak kalah menarik, Pantomim Kelas VII hadir dengan cerita yang disampaikan tanpa kata-kata. Melalui ekspresi wajah dan gerakan tubuh yang kreatif, para pemain mampu menyampaikan pesan yang mudah dipahami oleh penonton. Penampilan ini mengajarkan bahwa komunikasi tidak selalu harus menggunakan kata-kata, tetapi juga dapat disampaikan melalui seni.
Keceriaan semakin terasa ketika Regu Scorpio Pramuka menampilkan jogetan bertema Upin Ipin. Tingkah lucu dan gerakan yang menghibur berhasil mengundang tawa para hadirin. Penampilan tersebut menjadi salah satu momen yang menciptakan suasana santai dan penuh kegembiraan.
Sebagai penutup, Regu Lavender Pramuka menampilkan keterampilan Semaphore. Dengan gerakan yang kompak, disiplin, dan terkoordinasi dengan baik, para anggota pramuka menunjukkan hasil latihan yang maksimal. Penampilan ini menjadi akhir yang berkesan sekaligus menggambarkan semangat kedisiplinan dan kerja sama yang ditanamkan dalam kegiatan kepramukaan.

Salah satu siswi kelas VIIIA, Saira Andini, mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti kegiatan tersebut.
"Saya senang karena acara pembagian rapor kali ini terasa berbeda. Kami tidak hanya menerima hasil belajar, tetapi juga bisa menunjukkan bakat dan kreativitas yang kami miliki. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan karena membuat siswa lebih percaya diri dan semakin mencintai sekolah," ujarnya.
Setelah seluruh rangkaian pentas seni selesai, para orang tua/wali murid diarahkan menuju kelas masing-masing putra-putri mereka untuk mengikuti pembagian rapor yang dipandu oleh wali kelas. Dalam kesempatan tersebut, wali kelas menyampaikan hasil belajar serta perkembangan siswa selama satu semester.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kehangatan. Setelah pembagian rapor selesai, seluruh siswa pulang bersama orang tua masing-masing dengan membawa hasil belajar yang telah dicapai. Melalui kegiatan ini, SMP Santo Yusup Pacet tidak hanya menyampaikan laporan pendidikan kepada orang tua, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan potensi terbaik mereka. Semangat berkarya, berprestasi, dan bekerja sama yang ditunjukkan para siswa menjadi cerminan pendidikan yang holistik dan bermakna.
Oleh Ezra VIIIA