Pacet, Kampus Ursulin – SMP Santo Yusup Pacet
Perkemahan Jumat–Sabtu (Perjusa) yang diikuti oleh siswa SMP Santo Yusup Pacet pada 12–13 Juni 2026 berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Acara api unggun menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang paling berkesan bagi seluruh peserta.
Kegiatan api unggun diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung secara tertib dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti jalannya upacara dengan penuh perhatian sebagai tanda dimulainya rangkaian acara malam hari. Setelah itu, perwakilan peserta membacakan Dasa Darma Pramuka untuk mengingatkan seluruh anggota akan nilai-nilai kepramukaan yang menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak.
Suasana semakin semarak saat api unggun dinyalakan. Kobaran api yang menyala terang di tengah lapangan menjadi simbol semangat, persatuan, dan kekompakan seluruh peserta Perjusa. Cahaya api yang menerangi malam menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan bernyanyi bersama dan berbagai permainan yang menarik. Gelak tawa dan sorak sorai peserta terdengar sepanjang kegiatan, menunjukkan antusiasme dan kegembiraan mereka. Melalui berbagai aktivitas tersebut, para siswa tidak hanya terhibur, tetapi juga belajar bekerja sama, saling menghargai, dan mempererat persahabatan.
Setelah suasana meriah tersebut, kegiatan berlanjut ke sesi renungan malam. Dalam suasana yang tenang dan hening, para peserta diajak untuk merenungkan perjalanan hidup, mensyukuri berbagai berkat yang telah diterima, serta mengevaluasi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik. Saat sesi refleksi, Pembina Pramuka SMP Santo Yusup berpesan, "Kita harus selalu bersyukur atas segala berkat dan kesempatan yang telah Tuhan berikan kepada kita." Momen refleksi ini menjadi penutup yang menyentuh dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
Usai mengikuti renungan, para siswa kembali ke tenda masing-masing untuk beristirahat dan mempersiapkan diri mengikuti rangkaian kegiatan Perjusa pada hari berikutnya.
Melalui kegiatan api unggun ini, Perjusa SMP Santo Yusup tidak hanya menjadi ajang rekreasi dan hiburan, tetapi juga sarana pembentukan karakter. Kebersamaan yang terjalin, semangat yang dibangun, serta refleksi yang dilakukan menjadi pengalaman berharga yang akan selalu dikenang oleh para peserta. Dengan semangat Pramuka, para siswa diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh Marsha Oktavia VIIIB