SMP Santo Yusup Pacet kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kebiasaan pagi melalui pelaksanaan upacara bendera rutin pada hari Senin. Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan khidmat di halaman sekolah sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter bagi seluruh peserta didik.
Pelaksanaan upacara bendera ini sejalan dengan Surat Edaran Bersama (SEB) Nomor 9 Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri. Dalam ketentuan tersebut, upacara bendera ditegaskan sebagai bagian penting dari proses pendidikan untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, rasa percaya diri, serta cinta tanah air. Upacara dilaksanakan secara rutin setiap Senin pagi, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dan hari besar nasional lainnya.
Pada pelaksanaan kali ini, petugas upacara dipercayakan kepada siswa-siswi kelas VIIIA. Mereka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mulai dari pengibaran bendera, pembacaan teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, hingga pemimpin upacara. Penampilan para petugas menunjukkan kesiapan dan kedisiplinan yang baik.

Sementara itu, yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Endang Wahyuni, S.S.. Dalam amanatnya, beliau menegaskan pentingnya membangun kebiasaan baik sejak pagi hari, menjaga semangat belajar, serta menanamkan rasa hormat kepada guru, orang tua, dan sesama teman.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan upacara bendera bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan sarana pembentukan karakter peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Dengan terlaksananya upacara bendera secara konsisten, SMP Santo Yusup Pacet berharap seluruh siswa semakin terbiasa memulai pekan dengan semangat positif, sikap tertib, dan nilai-nilai kebangsaan yang terus tertanam dalam kehidupan sehari-hari. (aer)