News &
Updates

News Image

Share

Jalani TKA dengan Persiapan Matang
9 April 2026

Pacet, Kampus Ursulin — Sobat Sanyupac. Seluruh siswa kelas IX SMP Santo Yusup Pacet melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Literasi dan Numerasi pada 8 hingga 9 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mengukur capaian kompetensi peserta didik, khususnya pada aspek literasi membaca dan numerasi sebagai dasar keterampilan berpikir kritis di jenjang pendidikan menengah.

Pelaksanaan TKA berlangsung tertib dan lancar. Sejak pagi hari, para siswa hadir dengan kesiapan penuh didampingi oleh para wali kelas yang turut memastikan suasana ujian berjalan kondusif. TKA sendiri merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan yang mengacu pada kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dalam mendorong penguatan kompetensi dasar peserta didik di seluruh satuan pendidikan.

Berbagai persiapan telah dilakukan oleh pihak sekolah jauh sebelum pelaksanaan ujian. Salah satunya adalah menambah jam pembelajaran khusus sebagai penguatan materi literasi dan numerasi. Selain itu, sekolah juga mengadakan Try Out TKA secara internal guna membiasakan siswa dengan pola soal serta meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi ujian sebenarnya.

Tidak hanya itu, beberapa siswa juga berinisiatif mengikuti try out eksternal secara daring. Langkah ini menunjukkan keseriusan dan komitmen siswa dalam mempersiapkan diri secara maksimal. Kolaborasi antara pihak sekolah, guru, dan orang tua turut menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan siswa menghadapi TKA.

Kepala SMP Santo Yusup Pacet, Yohanes Bayu Prasetyo, S.Pd., dalam pesannya menegaskan pentingnya sikap totalitas dalam mengerjakan TKA. Ia mengajak seluruh siswa untuk mengerahkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan selama ini.

“Kerjakan dengan maksimal dan penuh tanggung jawab. Apa yang sudah kalian pelajari dan latih selama ini adalah bekal berharga. Kami berharap hasil yang diperoleh juga maksimal dan dapat menjadi salah satu syarat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau juga menekankan bahwa TKA bukan sekadar ujian, melainkan sarana untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, analitis, serta kesiapan siswa menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Mengacu pada arah kebijakan pendidikan nasional, literasi dan numerasi menjadi dua kompetensi fundamental yang terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan semangat transformasi pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai pembelajar aktif yang mampu memahami informasi secara mendalam serta mengaplikasikan konsep dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, SMP Santo Yusup Pacet berharap seluruh siswa kelas IX dapat memperoleh hasil terbaik. Tidak hanya sebagai capaian akademik, tetapi juga sebagai bekal penting dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta menghadapi tantangan global di masa mendatang. (aer)