News &
Updates

News Image

Share

Antusias Tak Terduga, Ayah Wali Murid SMP Santo Yusup Turut Ambil Rapor Anak
31 Desember 2025

Pacet, Kampus Ursulin - Sobat SANYUPAC, Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) yang dicanangkan melalui surat edaran Pemerintah Kabupaten Mojokerto mendapat sambutan positif dari masyarakat. SMP Santo Yusup menjadi salah satu satuan pendidikan yang turut aktif mendukung gerakan ini dengan mengajak para wali murid, khususnya para ayah, untuk hadir langsung dalam pengambilan rapor semester.

Sekolah secara intens menyosialisasikan imbauan tersebut kepada wali murid sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan peran ayah dalam pendidikan anak. Gerakan ini bertujuan memperkuat keterlibatan keluarga, khususnya figur ayah, dalam memantau perkembangan akademik dan karakter peserta didik.

Hasilnya, antusiasme para ayah di SMP Santo Yusup terbilang di luar dugaan. Banyak ayah yang sebelumnya jarang, bahkan tidak pernah, mengambil rapor anaknya, kali ini hadir langsung ke sekolah. Suasana pembagian rapor pun terasa lebih hangat dengan interaksi yang lebih intens antara wali kelas dan orang tua.

Salah satu wali murid, ayah dari Julian, siswa kelas VIIIB, mengaku merasakan dampak positif dari gerakan ini.
“Gebrakan ini membuat saya lebih mengetahui perkembangan anak saya. Selama ini saya hanya mendengar cerita dari rumah. Dengan datang langsung ke sekolah, saya bisa melihat seperti apa anak saya di lingkungan sekolah karena wali kelas menjelaskan dengan sangat detail tentang kegiatan dan sikap anak saya,” ujarnya.

Tak hanya terlihat secara langsung di sekolah, antusiasme terhadap Gerakan Ayah Mengambil Rapor juga ramai terlihat di media sosial resmi SMP Santo Yusup. Unggahan dokumentasi kegiatan di Instagram sekolah mendapat banyak respons positif dari warganet. Beragam komentar dukungan, apresiasi, hingga cerita pengalaman para ayah membanjiri kolom komentar, menandakan tingginya perhatian masyarakat terhadap gerakan ini.

Kepala SMP Santo Yusup menyampaikan apresiasi atas keterlibatan para ayah dan dukungan wali murid. Menurutnya, kehadiran ayah saat pengambilan rapor memberikan dampak besar bagi motivasi dan perkembangan siswa.
“Kami melihat anak-anak merasa lebih diperhatikan. Ini bukan hanya tentang nilai, tetapi tentang kehadiran, komunikasi, dan kepedulian orang tua, khususnya ayah, dalam proses pendidikan anak,” ungkapnya.

Ia berharap Gerakan Ayah Mengambil Rapor tidak berhenti sebagai program seremonial, melainkan menjadi kebiasaan dan budaya positif dalam dunia pendidikan. SMP Santo Yusup berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan peserta didik demi tumbuh kembang anak yang optimal. (aer)