"ππ¦π―π¨π’π― ππ’π΅πͺ ππ¦ππ’πΊπ’π―πͺ, ππ¦π―π¨π’π― ππͺπ―π΅π’ ππ¦π―π¨πΆπ’π΅π¬π’π―"
Pada Rabu, 10 Desember 2025, siswa-siswi Kristen-Katolik anggota Pendalaman Iman SMP Santo Yusup Pacet mengadakan kegiatan Berbagi Kasih di SLB Smart School Pacet. Sejak pagi, seluruh peserta sudah bersiap, merapikan diri, dan berangkat bersama menggunakan mobil Elf. Suasana antusias sudah terasa sejak perjalanan, seakan menjadi pertanda bahwa hari itu akan penuh makna.
Setibanya di SLB, anak-anak mulai berdatangan dengan wajah ceria. Acara dibuka dengan doa pembuka, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SLB Smart School Pacet, Asfiyatun S. Pd dan Kepala Sekolah SMP Santo Yusup Pacet, Yohanes Bayu Prasetyo S. Pd. Setelah itu, sesi ice breaking membantu mencairkan suasana sehingga kedua kelompok siswa mulai saling mengenal dan merasa nyaman.
Memasuki acara utama, siswa-siswi SMP Santo Yusup menampilkan drama βPutri Saljuβ serta gerak dan lagu. Di panggung sederhana itu terlihat bagaimana keberanian dan ketangguhan para siswa muncul, terutama bagi mereka yang baru pertama kali tampil di depan umum. Penampilan dilakukan dengan sungguh-sungguh, mencerminkan totalitas sekaligus keinginan untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak SLB.

Acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah, disusul penyerahan kenang-kenangan dari Suster Zita OSU kepada pihak SLB. Kebersamaan semakin terasa dalam momen makan bersama. Para siswa duduk berdampingan, berbincang, dan menunjukkan cinta, belas kasih, serta integritas melalui cara mereka menghargai dan memperhatikan anak-anak SLB.
Setelah makan, anak-anak SLB memberikan persembahan nyanyian secara spontan. Suasana hangat itu kemudian disambut oleh penampilan lagu dari dua siswi SMP Santo Yusup. Momen saling berbagi ini memperkuat rasa persatuan karena perbedaan latar belakang tidak menghalangi mereka untuk bernyanyi dan bergembira bersama.
Selanjutnya, kegiatan memasuki sesi kesan dan pesan dari guru, wali murid, dan beberapa siswa SLB. Banyak yang menyampaikan kebahagiaan atas kehadiran SMP Santo Yusup yang membawa semangat baru bagi anak-anak SLB. Dari pihak SMP sendiri, pengalaman ini juga meninggalkan kesan mendalam. Salah satunya dirasakan oleh Levani, siswi kelas 7 yang baru pertama kali mengikuti kegiatan pendalaman iman. Ia mengaku sempat merasa gugup sebelum tampil drama, tetapi keramahan dan keceriaan anak-anak SLB membuatnya menikmati seluruh kegiatan dengan lebih percaya diri dan hati yang ringan.
Menjelang penutup, acara ditutup dengan doa bersama. Sebelum kembali ke sekolah, para siswa melakukan kerja bakti singkat untuk merapikan area kegiatan sebagai bentuk pelayanan bagi sesama. Setelah semuanya selesai, rombongan pulang bersama menggunakan mobil Elf.
Kegiatan Berbagi Kasih ini bukan sekadar kunjungan, tetapi juga kesempatan berharga bagi para siswa untuk menghayati keenam nilai Serviam: cinta dan belas kasih, integritas, keberanian dan ketangguhan, persatuan, totalitas, serta pelayanan bagi sesama. Seluruh nilai itu tampak hidup melalui sikap, tindakan, dan kebersamaan sepanjang kegiatan ini, menjadikannya pengalaman yang memperkaya karakter sekaligus menghangatkan hati.
Oleh Chelsea VIIA