News &
Updates

News Image

Share

Hari Libur Menjadi Momen Paling Indah bagi Keluarga
19 Februari 2026

Pacet, Kampus Ursulin — Sobat Sanyupac. Libur semester merupakan momen yang paling ditunggu para siswa setelah menjalani rutinitas dan aktivitas belajar di sekolah, banyak siswa yang menggunakan waktu liburnya dengan beraktivitas di rumah, meningkatkan hobi, menyegarkan diri dan quality time baik bersama teman sebaya maupun keluarga. Namun berdasarkan pengalamanku selama liburan, hari libur lebih menyenangkan dan berwarna ketika dilakukan bersama keluarga.

Banyak kegiatan sederhana yang dapat dilakukan bersama keluarga seperti mengunjungi
saudara/kerabat jauh, berbincang santai bersama keluarga, mengunjungi tempat baru, membersihkan rumah bersama, saling bertukar cerita maupun mengagendakan kegiatan bakar-bakar untuk menyambut tahun baru
yang akan datang.
Kegiatan-kegiatan sederhana tersebut membuat suasana liburan terasa lebih hangat, menyenangkan, dan penuh kebersamaan, sehingga setiap anggota keluarga dapat menikmati waktu tanpa ada rasa bosan.

 Melalui kegiatan sederhana ini, dapat menimbulkan banyak manfaat bagi diri sendiri maupun anggota keluarga, yakni:
1. Menciptakan hubungan keluarga yang semakin erat dan harmonis. Contohnya, anggota keluarga menjadi lebih sering berkumpul, berbincang santai, dan melakukan kegiatan bersama tanpa rasa canggung maupun malu.
2. Meningkatkan komunikasi antar anggota keluarga. Contohnya, setiap anggota keluarga merasa lebih nyaman untuk menyampaikan pendapat, perasaan, serta menceritakan pengalaman yang telah dialami serta merasa nyaman untuk membuka perbincangan.
3. Menumbuhkan rasa saling peduli dan menghargai. Contohnya, anggota keluarga menjadi lebih perhatian terhadap satu sama lain dan saling menghormati perbedaan pendapat yang tercipta.
4. Menciptakan rasa nyaman dan aman dalam keluarga. Seperti, anggota keluarga tidak ragu untuk berbagi cerita maupun masalah karena merasa didukung dan dipahami.
5. Menumbuhkan sikap peduli dan percaya diri pada pribadi. Contohnya, anak maupun anggota keluarga menjadi lebih peka terhadap keadaan satu sama lain serta berani menyampaikan pendapat dan perasaannya tanpa rasa takut atau ragu.

 Akan tetapi, tidak semua anak memiliki hubungan yang baik dengan anggota keluarganya. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya kesiapan orang tua dalam mendidik anak, sikap orang tua yang cenderung cuek, atau kurangnya waktu kebersamaan di dalam keluarga. Keadaan tersebut dapat menyebabkan anak tumbuh menjadi pribadi yang kurang peduli terhadap lingkungan sekitar dan merasa asing dengan anggota keluarganya sendiri. Namun, kondisi ini sebenarnya masih dapat diatasi melalui banyak cara, diantara lain, meningkatkan komunikasi di dalam keluarga, meluangkan waktu untuk berkegiatan bersama seperti berbincang, makan, bermain dan berolahraga bersama, serta menumbuhkan sikap saling pengertian dan kepedulian antar anggota keluarga.

 Dengan demikian, libur semester tidak hanya menjadi waktu untuk beristirahat dari rutinitas belajar, tetapi juga menjadi momen berharga untuk mempererat hubungan keluarga melalui kebersamaan dan kegiatan sederhana. Meskipun tidak semua keluarga memiliki hubungan yang harmonis, hal tersebut dapat diatasi dengan komunikasi yang baik dan meluangkan waktu bersama sehingga tercipta kebersamaan yang penuh makna dan memori indah. (Putri Kasih)