Pacet, Kampus Ursulin – Sebagai lanjutan dari kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema Gaya Hidup Berkelanjutan, seluruh siswa SMP Santo Yusup Pacet dilibatkan dalam diskusi interaktif untuk merumuskan kebiasaan ramah lingkungan yang dapat diterapkan di kelas masing-masing. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif serta komitmen bersama dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Dalam diskusi yang berlangsung di tiap kelas, siswa diberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapat dan ide. Dari berbagai usulan, beberapa poin penting menjadi kesepakatan bersama, di antaranya:
Puncak dari kegiatan ini adalah penandatanganan plakat kesepakatan oleh setiap siswa di masing-masing kelas sebagai simbol komitmen bersama. Dengan semangat kebersamaan, setiap siswa menyatakan kesiapan mereka untuk menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.
Kepala Sekolah SMP Santo Yusup Pacet, Yohanes Bayu Prasetyo, S.Pd., mengapresiasi inisiatif ini. “Komitmen yang kalian tunjukkan hari ini adalah langkah kecil dengan dampak besar untuk masa depan. Melalui kesepakatan ini, kita berharap SMP Santo Yusup menjadi pionir dalam membangun budaya hidup berkelanjutan di lingkungan pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen untuk mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab kolektif. Dengan semangat bersama, gaya hidup berkelanjutan yang dirumuskan hari ini diharapkan menjadi budaya baru yang mengakar di SMP Santo Yusup Pacet.
Seluruh rangkaian kegiatan P5 ini akan di gelarkan ke para orang tua dalam laporan hasil belajar di semester ganjil ini, diharapkan kedepannya orang tua juga memberikan umpan balik yang positif tentang Gaya Hidup Berkelanjutan dari kegiatan ini. (aer)