Pacet, Kampus Ursulin – Sementara siswa kelas VIII dan IX SMP Santo Yusup Pacet menjalani observasi ke Bali dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), siswa kelas VII tak kalah aktif dengan kegiatan mandiri yang tak hanya kreatif tetapi juga berdampak nyata. Mereka melaksanakan proyek mendaur ulang sampah plastik menjadi barang bernilai guna sebagai bagian dari tema Gaya Hidup Berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan observasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing untuk mengidentifikasi jenis sampah plastik yang paling dominan. Dari hasil pengamatan tersebut, para siswa diberi tantangan untuk berpikir kritis dan kreatif dalam mengolah sampah-sampah tersebut menjadi barang yang memiliki nilai lebih, seperti tempat pensil, hiasan dinding, beberapa mainan hingga tas belanja.
Tidak hanya fokus pada hasil, para siswa juga mendokumentasikan seluruh proses pembuatan dalam bentuk video. Dokumentasi ini mencakup langkah-langkah pengolahan sampah hingga menjadi produk akhir yang siap digunakan. Video ini nantinya akan ditayangkan di kelas, sehingga teman-teman lain dapat belajar dan terinspirasi untuk melakukan hal serupa.
Salah satu siswa, Vivi dari kelas VII B, berhasil membuat wadah lucu dari sedotan bekas. “Awalnya saya pikir sedotan bekas itu tidak bisa dijadikan apa-apa lagi, tetapi setelah mencoba, ternyata bisa diubah menjadi sesuatu yang berguna. Selain itu, mendokumentasikan cara pembuatannya membuat saya semakin memahami prosesnya,” ujarnya dengan bangga.
Guru pendamping, Kristiana Windhi Eka P., S.Pd., mengapresiasi semangat dan kreativitas siswa. “Proyek ini mengajarkan siswa untuk tidak hanya memecahkan masalah sampah di sekitar mereka, tetapi juga memanfaatkan teknologi sederhana untuk berbagi ilmu melalui dokumentasi video. Ini adalah wujud pembelajaran holistik yang menanamkan nilai keberlanjutan dan kepedulian sosial,” katanya.
Hasil karya siswa akan dipamerkan dalam kegiatan sekolah mendatang sebagai bentuk apresiasi atas usaha mereka. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa kelas VII untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Dengan semangat yang tinggi, SMP Santo Yusup Pacet terus melahirkan generasi yang peduli dan kreatif dalam menghadapi tantangan keberlanjutan. (aer)