Pacet, 10 Februari 2025 – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Pacet tahun 2026 membawa dampak positif bagi dunia pendidikan, termasuk bagi SMP Santo Yusup Pacet. Salah satu perwakilan peserta didik, Titus Alexandro Jatmiko Putra, menyoroti manfaat besar yang dapat dirasakan sekolahnya setelah mengikuti forum perencanaan pembangunan tersebut.
Menurut Titus, alokasi anggaran untuk Kecamatan Pacet, yang difokuskan pada peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, menjadi peluang bagi SMP Santo Yusup Pacet untuk mengembangkan program pengelolaan sampah berkelanjutan. Sekolah berencana untuk memperkuat sistem daur ulang, pengomposan, serta pemilahan sampah organik dan non-organik, guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih bersih dan sehat.
"Diharapkan seluruh warga sekolah terlibat aktif dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik. Sekolah yang bersih mencerminkan kedisiplinan dan kesadaran lingkungan seluruh penghuninya," ujar Titus.
Tak hanya di bidang lingkungan, Titus juga menyambut baik perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya dalam sektor pendidikan. Salah satu program yang sangat dinantikan adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan dapat segera direalisasikan.
"Kami mengapresiasi perhatian Wakil Bupati Mojokerto beserta jajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama melalui program makan bergizi gratis. Ini akan memberikan manfaat besar bagi peserta didik SMP Santo Yusup Pacet dan sekolah lainnya di Kecamatan Pacet," tambahnya.
Keikutsertaan Titus dalam forum MUSRENBANG membawa sejumlah dampak positif bagi SMP Santo Yusup Pacet, di antaranya:
Dengan berbagai dampak positif ini, SMP Santo Yusup Pacet semakin optimis dalam mewujudkan sekolah berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan lingkungan yang tinggi. Dukungan dari hasil MUSRENBANG diharapkan dapat memperkuat peran sekolah dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. (Tts)